SlideShow

oke
0

Calling Entri Festival Film Purbalingga 2012

Kompetisi Fiksi

1. Ngimpi Awan – Awan
Edvan Haen Sinestra|Fiksi|12’00”|SMA N 1 Jeruklegi Cilacap
Seorang ibu rumah tangga kesal suaminya menganggur. Ada keinginan untuk selingkuh.

2. Rebutan WC
Pember Diono|Fiksi|02’31”|SMK Dr.Soetomo Cilacap
WC umum memang bisa menjadi sebuah masalah yang rumit, bahkan bagi seorang mahasiswa dan penganguran

3. Test IQ
Afrizal Annas|Fiksi|08’02”|SMK Dr. Soetomo Cilacap
Bowo adalah ayahnya Asep. Jadi Bowo adalah .... dari ayahnya Asep. Coba jawab pertanyaan tersebut! Kalau pengen tahu tonton dulu filmnya..

4. Pengin Sarung Anyar
Hernaedy Sidharta|Fiksi|09’50”| SMK Dr. Soetomo Cilacap
Karena sarungnya bolong, maka Arif memberanikan diri untuk meminta sarung kepada ibunya. Namun ibunya belum memiliki uang dengan alasan ayahnya belum pulang kerja. Suatu hari Arif menemukan sarung di belakang mushola, betapa senangnya ia menemukan sarung tersebut

5. Kondom
Mira Setiani|Fiksi|05’10”|SMK Dr. Soetomo Cilacap
Obrolan sepasang kekasih ( Jembar & Yusuf) di dengar oleh ibunya. Obrolan tersebut membuat ibunya marah. Lalu ibu melaporkan hal ini kepada Pak Haji ( Ayah Yusup). Kisah kesalahpahaman yang lucu

6. Cita – Citaku
Arief Prasetyo|Fiksi|08’32”|SMK Dr. Soetomo Cilacap
Redi adalah seorang anak yang hidup di keluarga kurang mampu namun ia memiliki ambisi besar untuk menjadi seorang sutradara

7. Duite Ninine
Renja Fristiany|Fiksi|31’09”|SMP N 3 Gumelar Banyumas
Kisah seorang nenek yang berusaha menjaga uang yang dimilikinya

8. Friend or Enemy
Eka Septianingsih|Fiksi|09’24”|SMP N 3 Gumelar Banyumas
Ada banyak alasan bagi kita untuk memulai persahabatan

9. Indahnya Persahabatan
Yudi|Fiksi|11’17”|SMP N 3 Gumelar Banyumas
Masa – masa bersama sahabat memang selalu menjadi momen yang menyenangkan

10. Musuh Jadi Sahabat
Hesti Suciati|Fiksi|07’30”| SMP N 3 Gumelar Banyumas
Ibarat pepatah “100 teman terlalu sedikti, 1 musuh terlalu banyak”, jadi buat apa kita bermusuhan,mari kita bersahabat.

11. Karepe Nyong
Radhitya Aji|Fiksi|11’00”|SMK Taman Siswa Banjarnegara
Merajalelanya money politic membuat Pak Paijan bimbang untuk menentukan siapa pemimpin yang layak untuk dipilih. Siapakah pemimpin yang akan dipilih Pak Paijan selanjutnya?

12. Nembung Disit
Adrik Zulfi Aghni|Fiksi|15’00”|MAN Purbalingga
Tiga orang pelajar karena dorongan rasa haus dan iseng, dalam perjalanan pulang dari sekolah memetik kelapa milik tetangga setelah mendapat penjelasan dari guru  Fiqih tentang hukum mencuri, ketiganya insaf dan bertobat

13. Cinta Remaja
Alfiatun Nur Alfifah|Fiksi|07’59”|SMK N 3 Banyumas
Ryan adalah seorang anak punk yang mempunyai pacar, namun pacar yang ia sayang telah menyia - nyiakan Ryan, karena cewek itu lebih memilih sahabat Ryan. Karena kecewa Ryan pun meninggalkan Yasmin yang telah menghianatinya

14. Expired
Fildha Hani Lakshita|Fiksi|12’17”|SMK N 3 Banyumas
Film ini adalah post script dari film "Burger Bacem" tentang penyesalan seorang cowok yang baru bisa mengungkapkan perasaanya kepada seorang cewek setelah cewek tersebut meninggal

15. Save the Earth
Eko Purbohartowo|Fiksi|06’30”|SMK N 3 Banyumas
Bercerita tentang global warming dan efeknya

16. Mentari di Sambirata
Astri Rakhma Adisty|Fiksi|11’34”|SMA N 1 Rembang, Purbalingga
Martini berusaha bertahan hidup dari membuat gerabah. Sementara Wartono, kekasih Martini, dengan mantap berpamitan ke Jakarta. Bagi Martini, bertahan di desa bukan sekedar sebagai pelestari budaya. Ia sadar untuk sampai ke ranah itu tidaklah mudah.
                                                                  
17. Lima Sekawan
Nigita Wiki Saputra|Fiksi|07’11”|SMK N 1 Purbalingga
Di sebuah kamar, lima sahabat berdebat serius. Masing-masing mengungkapkan profesi yang dipilih. Namun bayangan visual yang muncul, bukanlah seperti yang diharapkan. Pengkhianatan pada profesi lah yang tergambar jelas.

18. Bukan Bangku Sekolah
Winda Novia Wardani|Fiksi|10’27”|SMA N 1 Kutasari, Purbalingga
Roh dan Tum baru menamatkan sekolah dasar. Mereka mempunyai keinginan berbeda. Roh ingin melanjutkan sekolah, sementara Tum ingin bekerja. Keadaan ekonomi membawa kedua remaja ini berkubang di dunia kerja sebagai buruh bulu mata palsu. Pada akhirnya, pilihan apapun menjadikan mereka serba salah.

19. Jono Berlari
Astia Nur Astuti|Fiksi|09’20”|SMA N 1 Bukateja, Purbalingga
Untuk menjadikan sepatunya hitam, Jono yang bercita-cita menjadi atlet lari mengoleskan langes penggorengan. Sari yang sangat perhatian terhadap Jono merayunya mengikuti lomba lari. Demi Sari, Jono memenangkan lomba lari. Demi Sari pula, Jono rela hadiah lomba diserahkan pada Sari untuk biaya berobat ibunya.

20.Muhammad Cristian
Ridho Agung Nugroho|Fiksi|10’41”|SMA N 2 Purbalingga
Berkat pertolongan seorang pastur, Ali Muhammad bersekolah di sebuah sekolah Katolik. Dari sinilah awal persahabatan Ali dan Cristian. Dalam perjalanan kisahnya, kedua remaja ini berkutat pada kisah pencarian Tuhan. Siapa sejatinya Tuhan mereka, menjadi rentetan kisah pencarian yang terkadang berbenturan.

21. Complicated Day
Denny Noor Fauzi|Fiksi|08’22”|SMA N 2 Purwokerto, Banyumas
Imam, adalah seorang anak laki-laki yang harus bersusah payah untuk mendapatkan secangkir kopi untuk bapaknya.

22. Langka Receh
Miftakhatun & Eka Susilawati|Fiksi|05’05”|SMP N 4 Satu Atap Karangmoncol, Purbalingga
Perilaku tidak jujur pedagang di sekitar kita

23. Oleh – Oleh Jakarta
Yasin Hidayat|Fiksi|07’07”|SMP N 4 Satu atap Karangmoncol, Purbalingga
Eko mencuri sesuatu dari tas kakaknya yang baru pulang dari Jakarta. Saat itulah awal masalah terjadi

24. Hanacaraka
Yasin Hidayat|Fiksi|05’55”|SMP N 4 Satu Atap Karangmoncol, Purbalingga
Aksara Jawa kini banyak dilupakan orang Jawa sendiri

25. Harapan di Pucuk Manggar
Misyatun|Fiksi|20’14”|SMK N 1 Rembang
Seorang anak memaksa bapaknya yang bekerja sebagai ‘penderes’ untuk membelikan motor. Sampai suatu ketika ada penyesalan terhadap permintaan tersebut

26. Pulpen
Siti Barokah|Fiksi|10’00”|SMA N 1 Bobotsari
Kisah seorang anak yang berusaha menjaga pulpen nya agar tidak hilang..

27. Bukan Haji Biasa
Dinka Puspa Dewi|Fiksi|10'00"|SMA 1 Muhammadiyah Purbalingga

Timah, perempuan yang senyatanya sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), menginginkan tidak selamanya menjadi beban orang lain apalagi negara. Perempuan sebatang kara ini merelakan sebagian besar hartanya untuk membeli kambing kurban.

Kompetisi Dokumenter

1. Peristirahatan Petinggi Banyumas Tempo Doeloe
Nur M. Iskandar|Dokumenter|09’55”|SMK N 3 Banyumas
Desa Dawuhan adalah tempat dimana Raden Joko Kahiman. Raden Joko Kahiman adalah Putra dan Raden Harto Banyaksosro., Adipati Pasir Luhur yang sejak kecil diasuh dan diambil anak angkat oleh kyai dan nyai Mranggi Semoe

2. Tetep Melung – Melung
Wildan Salami|Dokumenter|09’45”|SMK N 3 Banyumas
Calung masih tetap eksis di era modern ini. Para seniman calung Banyumasan bernai bersaing dengan alat - alat musik modern seperti saat ini, namun sayangnya gairah seniman calung tidak dibarengi dengan kaum pemuda yang malah semakin menjauh dari musik tradisional

3. Ada Batik di Sekolah Kami
Deva Nur Latifah Isnaeni|Dokumenter|05’00”|SMP N 2 Susukan, Banjarnegara
Kami punya cara untuk mencintai Indonesia. Tidak hanya bangga memakai batik, tapi juga bangga membuatnya.

4. Bangku Untuk Remaja
Dwi Astuti|Dokumenter|07’58”|SMA N 1 Kutasari
Remaja putus sekolah yang bekerja di plasma bulu mata. Mereka tidak melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi. Orang tua mereka hanya bisa pasrah

5. Sebongkah Asa di Sambirata                     
Heri Avandi|Dokumenter|13’13”|SMA N 1 Rembang
Kerajinan gerabah yang telah menjadi identitas Desa Sambirata sejak dahulu, kini terancam hilang karena generasi muda lebih memilih ke Jakarta dibandingkan meneruskan tradisi leluhur mereka.

6. Samar – Samar Tercemar
Ii Hernaenis|Dokumenter|10’00”|SMA N 2 Purbalingga
Slogan “Pro Investasi” di Purbalingga berakibat dengan banyaknya muncul pabrik  di kota kecil ini. Tapi perkembangan ini tidak diimbangi dengan pengelolaan limbah pabrik yang terbuang. Dan masyarakat sekitar lah yang menanggung dampak kebijakan pemerintah ini.

Non Kompetisi

1. Buruh Tukang Becak
Supriyadi/Nisti Ramdani|Dokumenter|15’00”|Sevgra Picture Indie Documentary
Susahnya mendapatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat berpendidikan  rendah di Kota Batik Pekalongan, membuat Mukhlish, Beni, Temon dan kawan - kawan, terpaksa menjadi "Buruh Pendorong Tukang Becak' di tanjakan jembatan Hayam Wuruk  

2. Midnight Cell
Samanta Limbrada|Fiksi|20’00”|Cahyadalamglap
Dua cerita tentang cinta yang sudah kadaluarsa dengan setting yang sama. Sebuah adaptasi bebas dri sebuah film Hongkong berjudul Chungkins Express

3. Kelalenan
Ade Ragil Permana|Fiksi|08’09”|Adhe Kartun Prouction
Bagas adalah seorang siswa yang pelupa. Suatu hari ia pergi sekolah membawa sepeda. Namun ia lupa membawa sepedanya. Berniat di temani kakek, akhirnya sang kakek juga tertinggal

4. Hitam/Putih
Maya Surastika|Fiksi|08’00”| Sevgra Picture Indie Documentary
Jakarta adalah potret terbuka yang menampilkan banyak manusia dalam berbagai strata sosial. Di sudut ibu kota dan banyak kamu marginal mengejar nafkahnya dengan cara yang berbeda – beda

5. Mata Hati
Latifah Wulandari|Fiksi|05’44”|Kofimik
Sepasang Kekasih yang cewenya buta berjanji kepada cowonya bahwa akan menikah dengannya setelah melihat, dan akhirnya cowonya mengorbankan matanya untuk sang cewe, namun yang terjadi cewe tersebut tidak mau menerima keadaan cowonya yang buta



kontak

  • Facebook : festivalfilm purbalingga
  • Twitter : @festfilmpbg
  • Email : purbalinggafilmfest@gmail.com
  • Website : festivalfilmpurbalingga.blogspot.com
  • Phone: +6285227872252 (Nanki Nirmanto)
  • Alamat : Jl. Puring No. 7 Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia